
KUTEK untuk mempercantik kuku, itu sudah kuno. Kini tren telah bergulir. Untuk memperindah kuku, Anda bisa melukisnya dengan berbagai motif indah.
Cantik tidak lagi diklaim milik wajah, bentuk tubuh, atau kulit semata. Bagian terkecil, yang hampir luput dari perhatian kita, tapi menjadi konsumsi publik karena kerap terlihat adalah kuku. Ya, kuku secara perlahan telah menjadi simbol kecantikan yang baru. Tidak hanya bagi kaum wanita, pria pun makin peduli dengan bagian tubuh mungil di ujung jari tersebut.
Kiblat yang tengah "dilirik" Indonesia untuk mempercantik kuku adalah negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan China. Ketiga negara tersebut lebih maju daripada negara Barat dalam pengembangan nail art. Sementara, negara Bara karena menjadikan perawatan kuku untuk kesehatan, maka lebih fokus pada manicure dan pedicure. Sementara untuk kecantikan cenderung memilih perpanjangan kuku (extension).
Beberapa pilihan untuk mempercantik kuku itu di antaranya, mewarnai, pasang stiker, dilukis dua atau tiga dimensi, pasang kuku, dan extension. Untuk pemasangan kuku, dijelaskan pemilik Lentiq Art, Hana Amelia Sani, kuku palsu ditempel dengan lem. Untuk extension, kuku palsu dipasang dengan menggunakan bubuk akrilik. "Lebih tahan lama jika customer memilih extension. Sebab, setelah kuku maju bisa di-infill (diisi) lagi. Sementara itu, kalau yang ditempel jika kuku sudah maju, harus dilepas," ujarnya.
Belakangan ini ada cara baru mengaplikasikan kuku palsu yaitu menggunakan UV gel system. Cara ini lebih efektif, aman, dan minim bahan kimiawi.
"Ini sistem extension yang paling sehat dibandingkan bedak akrilik. Karena gel tersebut tidak akan mengubah bentuk sampai disinari lampu UV atau sinar matahari," sebut Tania Nova, nail master dari Color Club Nail.
Sementara itu, untuk kuku yang dilukis, ada dua pilihan, yakni kuku palsu yang sudah dilukis atau akan dilukis setelah ditempel dan kuku asli yang harus dilukis satu-satu. Alat yang digunakan untuk melukis adalah kuas dan akrilik. Untuk gambar tiga dimensi, digunakan bedak akrilik sehingga gambar menjadi timbul.
Dengan akrilik, lukisan kuku ini dapat bertahan antara 2-4 minggu tergantung aktivitasnya. Akrilik ini, menurut dia, tidak merusak kuku dan tidak membahayakan karena menggunakan produk buatan Korea. Beragam gambar yang bisa diaplikasikan pada kuku lebih banyak berbentuk bunga. Namun, juga ada bentuk lain seperti boneka dan kupu-kupu. Aksesori lainnya yang bisa diaplikasikan ke kuku adalah anting. Untuk memasang anting, kuku harus dilubangi dulu dengan alat khusus.
Beragamnya pilihan untuk mempercantik kuku. Namun, untuk mendapatkan kuku yang indah dengan sentuhan seni, kuku pun harus dalam kondisi baik dan sehat. Untuk kuku yang berjamur agar tampilan lebih maksimal, sebaiknya diobati dulu.
Kuku cantik juga bisa didapatkan secara alamiah tanpa aksesori buatan seperti extension atau nail art. Cukup dengan mengaplikasikan krim khusus dari lebah dan buffer kulir, sifatnya seperti wax masuk ke dalam pori-pori kuku hingga hasilnya langsung berkilau, licin, dan tahan sampai tiga bulan.
Namun, bagi masalah kuku yang tidak parah jika ingin menghiasinya dengan aksesori atau lukisan, bisa dilakukan. Untuk kuku jamur yang ingin dilukis, obat bisa dipakai di atasnya. Namun, kita harus hati-hati dalam menggunakan alat. Alat harus tetap higienis. Biasanya setelah dipakai, alat dicuci dengan alkohol 90 persen.
By: Winda (51407100)
www.google.com